Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

“Ia adalah cahaya yang tersesat… dan kini menemukan jalan pulang.” Bayangan itu mendesis. Tubuhnya mulai retak, seperti cermin yang pecah tanpa disentuh. Namun sebelum ia hancur, ia melepaskan tawa—nyaring, menyayat, dan memekakkan telinga. Dan dari dalam tawa itu, pecahan kecil berkilau—sebutir kristal hitam—terlepas dan meluncur ke tanah. Levan berusaha menangkapnya, tapi kristal itu menembus bumi dan menghilang.
101.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 35 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Tak jauh dari situ, Emma berdiri di dekat jendela yang pecah, serpihan kacanya berkilau di lantai seperti permata yang tersebar. Ia menghadapi Zetta Mui yang melayang beberapa kaki di atas lantai, jubahnya berkibar tanpa tersentuh gravitasi. Air dari botol Crystalline melayang di sekitar Emma dalam lingkaran sempurna, berkilau kebiruan dalam cahaya remang seperti safir cair. "Air Crystalline," Zetta mengamati dengan tatapan tertarik, jari lentiknya mengetuk dagunya. "Kau memiliki selera yang bagus, gadis kecil. Tapi itu tidak akan cukup melawanku."
109.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 233 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis

Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis

Hanya ingat bahwa mereka diminta untuk akur. "Karena teksturnya cepat berubah. Kristal ini biasanya hanya ada di tambang es. Jadi, semakin panas suhu tempatnya berada setelah digali, semakin rentan dia untuk pecah atau berubah bentuk." "Oh, begitu." "Hm. Ini adalah kemewahan yang hanya bisa dinikmati oleh para calon protagonis dan antagonis." Ridhika mengernyit bingung, "Apa maksudmu?"
297 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 11 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Jangan Jatuh  Cinta, Pengawal!

Jangan Jatuh Cinta, Pengawal!

Arkan mengangguk tegas, lalu menoleh ke arah Aura dan memberikan isyarat agar gadis itu mendekat ke arah kotak baja yang kini telah dibuka oleh Bayu. Di dalam kotak tersebut, tampak sebuah bongkahan kristal alami berwarna keemasan bening sebesar kepalan tangan, memancarkan getaran frekuensi yang sangat halus namun konstan. 'Hadeuhhh... melihat mata Aura yang berbinar-binar seperti itu, gue tebak dia pasti mengira kristal Qi taktis ini adalah sebongkah perhiasan berlian mewah dari butik kota,' batin Arkan meringis geli.
10602 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 15 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Tabib Desa, Pemikat Para Pria

Tabib Desa, Pemikat Para Pria

Kristal menahan tangannya, seakan hidup, menyambar kulit dan tulang, membuat napasnya tersengal. Shalla menutup mata, meresapi setiap denyut energi di sekelilingnya, lalu menancapkan belati ke sisi kristal. "CRRASHH!" Tubuhnya terseret getaran gelap yang menahan belati, energi kutukan menyalak dan menjerit, berusaha menelannya hidup-hidup. Dari dalam kegelapan, suara roh-roh yang dikorbankan terdengar jelas.
415 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 14 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Tiga detik. Tiba-tiba, bercak kristal di kaki Kael mulai retak. Bukan retak hancur, melainkan luruh seperti es yang disiram air panas. Serpihan kristal itu menguap menjadi asap putih, dan kulit Kael yang tadinya keras kembali menjadi kulit normal yang sehat dan kemerahan. "BERHASIL!" teriak Aurelia girang.
1.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 31 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

teriaknya, suaranya mengguncang seluruh gunung. Untuk sesaat, tidak terjadi apa-apa. Kemudian, sebuah denyutan tunggal dan dalam terasa dari bawah tanah. Kristal raksasa itu bergetar. Retakan-retakan halus di permukaannya mulai bersinar dari dalam. Denyutan kedua datang, lebih kuat, diikuti yang ketiga. Irama yang tadinya sekarat kini berubah menjadi detak jantung yang agung dan perkasa.
102.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 73 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Pendekar Naga Petir

Pendekar Naga Petir

Begitu ia mendekat, suara pelan terdengar dari dalam kristal. “Manusia… kau memiliki darah langit…” Qin Shan berhenti. “Kau masih sadar?” “Penelan Langit… tidak mati… mereka akan datang kembali…” Kristal itu bergetar hebat, lalu retak sedikit. Qin Shan mundur setengah langkah, bersiap jika sesuatu keluar dari dalamnya. Tapi yang terjadi justru sebaliknya—energi dari dalam kristal menyatu dengan tanah dan menyebar cepat ke seluruh paviliun.
102.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 70 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Lepas dari Cinta yang Telah Retak

Lepas dari Cinta yang Telah Retak

Dia menyerahkan kotak beludru kecil pada Dora. Sebuah gelang berlian, nilainya mungkin lebih mahal daripada apartemenku. Lalu dia beralih ke Maya, mengalungkan kalung yang serasi di lehernya, penuh kasih seperti pada anak kandung. "Selamat ulang tahun, dua dewi kecilku!" serunya riang. Aku membeku. Mataku menoleh ke dinding. Di sana, dengan huruf besar berkilau: [Selamat ulang tahun, Dora dan Maya.]
17.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 645 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Di The Inner Academy, Kaelan mengajar para siswa: "Jangan mencoba menjadi sempurna. Sempurna itu statis, dan yang statis itu mati. Cahaya Nara hanya bisa masuk ke dalam dirimu melalui Retakan dan Bekas Luka. Kejujuranmu tentang kerapuhanmu adalah bahan bakar paling murni bagi The Living Tapestry." Seketika, orang-orang yang merasa lelah karena berpura-pura baik mulai menangis. Dan air mata itu, begitu menyentuh tanah, berubah menjadi kristal-kristal biru yang disebut "The Tears of Authenticity". Kristal inilah yang kemudian digunakan Elian untuk memperkuat jembatan antar dimensi yang mulai retak akibat kepura-puraan.
715 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 22 fois en tant que retak'ka kristal
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status