Mencintai Seorang Climber
“Oh ... maafkan Tante salah paham. Makanya sebenarnya tante juga bingung, kok, Zakki punya bayi? Padahal istrinya enggak kelihatan hamil saat di acara arisan keluarga yang terakhir kali.”
Saat percakapan itu, Maryam sudah berurai air mata, menahan isakan. Kemudian Marco pamit pada tantenya, segera mengajak Maryam ke makam keluarga. Lokasi pemakaman keluarga besar Wiratama berada di dalam sebuah lahan berpagar tembok setinggi dua meter. Tujuannya supaya terlihat jelas batas tanah pribadi, dan tidak dianggap sebagai tempat pemakaman umum. Untuk masuk ke dalam, mesti menemui seorang juru kunci makam, alias kuncen. Rumah kuncen menempel di salah satu sisi tembok.
Capítulos em Alta