SANG DEWA PENYEMBUH
“Kenapa mataharinya sekarang kembali di atas kepalaku? Atau … ini aku berada di hari yang berikutnya? Jika itu benar, berarti aku tak sadarkan diri cukup lama. Bisa satu hari, dua hari, atau lebih. Hm, sebaiknya aku segera pergi dari tempat yang akngker ini.”
Harun pun melangkahkan kakinya. Namun baru beberapa langkah ia berjalan, tiba-tiba itu berhenti. Wajahnya mengerut seolah-olah sedang mengingat sesuatu.
“Ajian Melipat Bumi dan Ajian Saipi Angin,” gumamnya. “Kedua ajian pamungkas itu tadi disebutkan oleh Eyang Jabal. Ajian Saipi Angin untuk bergerak dengan sangat cepat, sementara Ajian Melipat Bumi untuk berjalan dengan sangat cepat. Hm, apakah aku harus mencoba salah satu dari keduanya
ตอนยอดนิยม