Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

"Tiga hari dari sekarang. Di puncak Gunung Salju Abadi." Ryan mengerutkan dahinya. "Gunung mana?" "Gunung Salju Abadi Veldena." Tuan Budi menjelaskan dengan nada orang yang sedang menyampaikan sesuatu yang tidak nyaman untuk disampaikan. "Gunung bersalju tertinggi di wilayah barat Garudapolis." "Tiga belas puncak yang berderet, semuanya tertutup salju sepanjang tahun. Udara sangat tipis di ketinggian tertentu, suhu bisa turun sampai minus empat puluh derajat."
1064.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai beruang salju
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Duke Kejam itu Suamiku

Duke Kejam itu Suamiku

“Apa? Musuh menyerang dengan buah-buahan? Aurel, kau bermimpi?” “Tidak, Ric. Aku ingin beri salju. Yang berwarna ungu gelap, yang hanya tumbuh di celah bebatuan Puncak Frostbite saat kepingan salju pertama menyentuh tanah,” Aurelia menoleh, menatap suaminya dengan tatapan yang begitu intens hingga Alaric merasa lebih terintimidasi daripada saat menghadapi sepuluh jenderal musuh. “Aku bisa merasakan rasanya di lidahku sekarang. Asam, dingin, dan sedikit manis.”
8.812.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Belenggu sang Pewaris Dingin

Belenggu sang Pewaris Dingin

Marsha buru-buru mengejar Axton, ditangannya masih ada paha ayam, dia berjalan sambil menyantap makanan yang ada di tangannya. Mobil sudah menunggu di depan. Axton masuk ke dalam mobil, begitu juga dengan Marsha. Axton melihat Marsha. Dengan tatapan dingin, dia mengambil paha ayam itu lalu membuangnya keluar dari jendela. "Berikan aku tisu." Axton meminta pada supir yang ada didepan. Marsha cemberut, tetapi dia tidak berkata apa. "Makan saja tidak diizinkan tenang," guman Marsha menatap keluar dari jendela.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Salju Jatuh Mengucap Cinta

Salju Jatuh Mengucap Cinta

Nancy belum pernah merasa setakut ini hingga ponselnya terlepas dari genggaman dan jatuh ke lantai. Brak! Berbagai bayangan buruk melintas di benaknya, wajahnya pucat pasi. Tidak boleh, Jeremy tidak boleh mati! Dia segera mengambil mantel dan syal, lalu berlari keluar vila sekuat tenaga. Saat tiba di kaki Vila Atap Salju, seluruh tim penyelamat tertahan oleh badai. Dia menerobos kerumunan dan merampas sebuah motor salju.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

"Nggak mau! Kami mau naik itu!" "Ibu jahat! Ibu selalu saja ikut campur! Selalu melarang ini dan itu." Kali ini, secara mengejutkan Howard memihak Maya. "Ibu kalian benar. Kalian nggak boleh naik wahana se-ekstrem itu. Jadilah anak penurut." Javier dan Jesika saling pandang, lalu berkata, "Kalau begitu Ayah dan Tante Gisel saja yang naik, kami akan melihat bebek-bebek di danau bersama Ibu!"
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Burung-burung camar menari di udara, menyapa rombongan kecil mahasiswa yang baru tiba dari Jakarta. Di antara mereka, Valeri berdiri paling depan di dermaga kayu, rambutnya yang panjang berkibar ditiup angin laut. Matanya berkilat penuh pesona, seperti anak kecil yang baru menemukan dunia ajaib. “Lihat, Hil… airnya kayak kaca! Aku bisa lihat karang di bawah sana,” katanya dengan tawa yang melengking. Hilda tertawa, berjalan di samping Rayhan, pacarnya yang tampak sibuk menenteng kamera.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Hanya saja, Xiao Chen tidak merasakan apapun di sekitar hutan jadi dia merasa kalau tempat yang sekarang mereka gunakan cukup aman. Swussh! Awu! (Sepertinya aku harus ikut dalam perjalanan ini!) Dari dalam portal kecil, seekor anjing kecil keluar dengan sangat bersemangat tapi itu bukan cerberus. Warna anjing itu putih, bulu anjing itu sangat halus dan lembut, Xiao Chen yang mengelusnya merasa lebih menyenangkan untuk mengelus anjing putih ini daripada anjing hitam maupun cerberus. Dan anjing ini disebut sebagai dewa serigala salju, masih keturunan yang sama dengan anjing hitam tapi mereka hanya beda alam saja. Jika serigala hitam adalah serigala kegelapan, maka serigala putih ini disebut se
1040.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Bulu Perindu

Bulu Perindu

Ia masih dapat melihat punggung Andra dari ekor matanya, sedang matanya tengah fokus memandangi layar gawai lima inci itu. David masih memikirkan kata-kata Andra tadi. Benarkah ada benda sehebat bulu perindu itu? Yang mampu membalikkan hati perempuan yang mulanya benci atau biasa saja menjadi merindu? Ia masih berusaha menganalisa keterkaitan antara dua helai rambut dengan suasana hati seseorang. Tak ada yang dapat dihubungkan, tak ada korelasi. Bahkan penamaannya pun salah! Bukankah harusnya rambut perindu? Bulu diperuntukkan bagi burung dan unggas. Logika David menemui jalan buntu, sama seperti kisah cintanya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Banyak yang bertanya mengapa aku bertahan dibalik penjara ini? Diam-diam aku tertawa dalam hatiku? Dan tidak menghiraukannya. Sebab jiwaku sedikit tenang melihat bunga yang mekar dengan indah di taman kecilku. Warna putihnya yang seperti salju? melambangkan kesucian dan kesejukan? Ditambah harumnya saat aku ingin menciumnya. Hanya dikala itu aku merasa nyaman walau sementara.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

timpal wanita itu dengan senyum hambar karena semakin bingung dengan kejadian yang sebenarnya. Laki-laki yang duduk disebelahnya menatap bingung, sudah dari lama ia curiga kenapa selain wajah, segalanya tampak berbeda, sikap tunangannya sangat berbeda, bahkan dia mengarang kejadian itu, kejadian yang sebenarnya adalah tunangannya memakai baju tipis saat salju turun dan udara malam mulai menusuk tulang, tapi kenapa wanita yang seharusnya paling ingat kejadian itu malah membenarkan kalau dia memakai baju tebal.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai beruang salju
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status