Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Taubat Sang Pendosa

Taubat Sang Pendosa

Riska meletakkan sebuah undangan mewah berwarna abu-abu dengan pita gold berhiaskan mutiara di meja, saat aku sedang mencatat beberapa keperluan bengkel yang akan dibeli. "Apa ini?" tanyaku sembari meletakkan pulpen. Bau harum seketika menguar saat kubuka bungkusnya.
108.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 203 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
Mas Sena

Mas Sena

Sena sukses mampu membuat Zelina yang sedari tadi mengoceh tak jelas menjadi diam. Mata Zelina seolah terhipnotis dengan pemandangan indah yang ada di depannya. Apalagi dilihat dari kejauhan di tempat yang tinggi. Hutan yang asri dengan berbagai macam warna dan pengunjung yang berseliweran di sekitarnya. Sena yang kini duduk di samping Zelina, berupaya mendekat. Kini jarak keduanya cukup tipis, namun Zelina tidak sadar akan hal itu. ia sibuk mengabadikan view yang ada di depannya.
102.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 66 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Cibir Adam menertawakan Gira. "Biarin, namanya juga usaha!" Balas Gira memeletkan lidahnya, tanpa peduli dengan reaksi Susan dan yang lainnya dengan sikap centilnya terhadap Adam Mereka berangkat ke Bali dengan menggunakan bis perusahaan, sebuah bis dengan fasilitas premium untuk kapasitas empat puluh orang. Mereka berangkat jumat sore, sehingga mereka bisa memaksimal dua hari waktu liburan di Bali. Seperti yang diucapkan oleh Susan pada Gira sebelumnya. Ternyata, setiap orang sudah ditentukan tempat duduknya masing-masing.
9.1171.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 4.3K veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
SYURGA YANG KEDUA

SYURGA YANG KEDUA

Gumam Nabila setelah melihat ekspresi Adam yang tersenyum memandang Citra di photo itu. "Bu, ini Teh nya," Bi Ningsih datang membuat Nabila sedikit tersadar dari lamunan nya. "Ah, iya Bi, terima kasih," Ucap Nabila dan Bi Ningsih mengagguk kan kepala nya, kemudian melanjutkan masak nya yang tertunda. Nabila pun menyeruput teh buatan Bi Ningsih sambil membuka aplikasi hijau di Handphone nya. Saat akan menghubungi Adam suami nya tiba-tiba notifikasi pesan W* nya terpampang Nama Citra.
102.3K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 50 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
Pembalasan Dua Halilintar

Pembalasan Dua Halilintar

[Mark pada target Bison dapat anda gunakan, dia sedang melakukan pertemuan rahasia dengan tujuh pemimpin dari rumah pembunuh] Bagas mengunci pintu kamarnya, saatnya untuk mendapatkan informasi. Bagas duduk di atas kasurnya, dia memejamkan mata. [Magic Soul Exchange digunakan, mark didapatkan. Target: Bison] Splash! Dan, mata Bagas terbuka sekarang. Dia sedang duduk dan menggunakan tubuh jenderal Bison. Sedangkan, jiwa Bison sendiri tak sadarkan diri. Bagas melihat dengan matanya, dia tidak boleh terlihat berbeda dari Bison. Dia melihat di depannya, tujuh orang yang duduk saling berhadapan dan meja panjang di depan Bison.
3.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 92 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 48 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
Jabakan Maut Sahabatku

Jabakan Maut Sahabatku

Ini adalah cara yang sama yang pernah kugunakan untuk menyingkirkan sahabat suamiku yang bejat itu. “Hana, maaf sekali. Karena aku, kamu sampai harus menggunakan cara menjijikkan ini untuk menyelesaikan masalah. Sebenarnya ini juga nggak ada hubungannya denganmu, bagaimana kalau kamu nggak perlu ikut campur? Biar aku langsung lapor polisi saja.” Ujar Lina meminta maaf sambil meneteskan air mata. Dia bahkan menampar wajahnya sendiri dua kali hingga meninggalkan bekas kemerahan.
2.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 55 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
BATARI

BATARI

Matanya terkunci pada Batari. Gadis yang enam bulan lalu merintih hancur di bawah kakinya kini duduk dengan keanggunan seorang dewi yang baru saja bangkit dari makam marmer. Kulit Batari putih pucat, berkilau di bawah lampu remang, seolah nyamuk pun tak akan berani menyentuhnya.
10442 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 14 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
Si Bangsawan dan Gadis Desa

Si Bangsawan dan Gadis Desa

Entah kenapa, ia merasa pohon-pohon di sekeliling hamparan rumput menjadi buram, dan hampir semuanya seolah tertutup kabut. Carlos mengecek kedua matanya agar penglihatan jelasnya kembali, tetapi tidak. Apa yang ia lihat masih buram kecuali hamparan rumput yang ia pijakki. Diantara keheningan itu, suara wanita tiba-tiba muncul. "Carlos, tolong!" Carlos otomatis balik badan mencari sumber suara. Namun, selain pandangan buram, ia tidak menemukan apapun! Apapun!
103.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 111 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

Sahut Nining dramatis. "Jadi, gk?" Lanjutnya. "Main apa emang?" Tanya Shintya. "Emmm... Ah, main Jurnet aja" Nining memberi idenya. "Yoklah, enak main beginian." Ujar Leli penuh semangat. "Nah, tadi nyindir. Sekarang mah tertarik." Sinis Nining. "Hahahah... Masbuloh?" "Ya..masbuge lah. Hahahaha..." Ucap mereka serempak.
2.9K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 83 veces como bunshinsaba 2
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
12345
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status