กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Dalam mantra yang dia gunakan, berubahlah Jaka menjadi seekor ular berbisa. "Kamu tidak akan pernah bisa kembali ke wujud manusiamu, sampai kamu bisa mencari cinta sejatimu. Jika, diusiamu yang ke 100 tahun kamu belum mendapatkannya, kamu akan mati." Penyihir itu memberikan makananan untuk Jaka yang langsung disantapnya. "Satu lagi hadiah untukmu. Kamu akan kembali ke wujud manusia, hanya pada saat bulan purnama."
103.6K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 130 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
ISTRI 48 JAM TUAN CEO

ISTRI 48 JAM TUAN CEO

​’Lama waktu tak memudarkan kilau matamu Seperti bintang yang ditunggu di malam tanpa bulan Rahasia yang bersembunyi di balik cangkir Di mana hitam bertemu hangat, sekali lagi kita bertemu.’ ​Wajah Bella pucat. Puisi ini. Puisi ini adalah bagian dari masa lalu mereka, lebih tepatnya saat mereka masih remaja. ​Bella mendongak, matanya bertemu dengan mata Ethan yang kini memancarkan rasa penyesalan yang tidak tertahankan.
109.5K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 343 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 304 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Dia merentangkan tangan kirinya, sementara tangan kanannya memegang kertas puisi. "Dengarkanlah. Puisi ini berjudul: Neraca Saldo Rindu." Berlin menutup mulutnya, matanya membelalak. Neraca Saldo Rindu?! Rangga mulai membaca dengan nada dramatis, seperti sedang orasi pemilu: "Oh, Berlin... Aset Tetap di dalam jiwaku... Wajahmu bersinar bagaikan IHSG yang sedang bullish, Membuat hatiku mengalami inflasi rasa yang tak terkendali."
10918 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 22 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

🍒🍒🍒 Semburat jingga diufuk barat menemani mentari kembali diperaduannya, keindahan sunset begitu memukau bagi setiap mata memandang, tak terkecuali denganku, aku tidak sedikitpun mengalihkan pandangannya dari keindahan ciptaan Tuhan, ketika langit mulai menghitam terdengar panggilan Tuhan kepada setiap hambanya untuk menghadap. Aku bergegas meninggalkan balkon kamar, aku ingin mengadukan segala gundah yang kurasakan. "Mas!" aku terkejut mendapati Mas Rian berada dibelakangku, duduk bersimpuh dilantai, mungkin sedang menungguiku selesai berkeluh kesah dengan sang Pencipta.
2.9K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 92 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
109.9K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 258 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

“Itu terjadi di hari bersalju… Saat Papa bertemu seorang gadis kecil yang bulat dan manis, seperti bola salju. Papa langsung jatuh hati, dan nggak bisa menahan diri untuk mendekatinya.” Mentari sore tenggelam perlahan, berganti dengan cahaya lampu hangat di halaman rumah. Aku teringat sejenak pada kehidupanku di masa lalu, saat aku mati dengan cara yang begitu tragis. Siapa sangka, kini aku bisa mendapatkan akhir yang sesempurna ini? Putri bungsuku menepuk lenganku sambil bertanya penuh semangat, “Lalu bagaimana, Mama? Setelah itu bagaimana?”
5.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 178 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Sebuah puisi yang ditulis dengan hati-hati, huruf demi hurufnya seperti ditorehkan dengan perasaan terdalam. Dalia mendekat, matanya membaca pelan, bibirnya bergerak tanpa suara. 'Di bawah bulan, bayangmu bagaikan giok yang dipahat, keindahanmu mengguncang negeri dan kota. Bahkan salju musim dingin malu kalah putih darimu, embun beku pun diam, hanya menemaniku yang gelisah. Langkahmu ringan, bagai angin semi menyentuh willow,
9.857.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.9K ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่านรีวิว (18)
อ่าน
+ห้องสมุด
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
อ่านรีวิวทั้งหมด
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.5K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 355 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
BALAS DENDAM SANG PERMAISURI ABADI

BALAS DENDAM SANG PERMAISURI ABADI

Adelia sedang melaksanakan 'misi' yang diberikan Elara di Bab 3. "Yang Mulia Ibu Suri," kata Adelia lantang, membungkuk dalam-dalam. "Atas nama Kakak saya, Putri Elara, saya datang untuk menyampaikan salam hangat dan menanyakan resep teh Ginseng favorit Anda. Kakak sangat ingin mempererat hubungan keluarga Kekaisaran." Seluruh aula terdiam. Elara dan Ibu Suri tidak pernah punya hubungan dekat.
2.4K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 62 ครั้งในชื่อ contoh puisi balada
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1234567
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status