Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

Aku mengecek grafik penjualan hari ini, aku masih membandingkan dengan grafik minggu kemarin, ternyata ada lonjakan pesanan pantas saja kami tidak berhenti sejak tadi. Pukul sepuluh malam, para pembeli sudah mulai sepi, aku meminta mereka mulai membersihkan bagian belakang dan meminta untuk menutup pagar yang terhubung dengan pembangunan minimarket. Setelah mereka membersihkan bagian belakang, mereka mulai membersihkan bagian depan agar sisa makanan tidak bau. Mereka sudah paham aturan yang kubuat, bersihkan tempat dan juga sisa makanan yang tercecer agar besok saat buka, tidak ada aroma makanan basi.
1019.8K viewsCompletedAdded to Library 790 Times as end of day
Read
+Library
ESCAPE

ESCAPE

tanya Kevin membuat Ranti tersedak karenanya dan dengan sigap Kevin menyodorkan segelas air kepada gadis itu. “Soal itu, memang aku tak sengaja meninggalkan ponselku dirumah,” jawab Ranti dengan sesekali menepuk-nepuk dadanya sehabis minum. “Apa orangtuamu bertengkar lagi tadi pagi?” dengan hati-hati Kevin bertanya dan Ranti pun mengangguk dan kembali merasa sedih. “Sepertinya mereka akan segera bercerai,” ucap Ratih dengan sesekali mengelap air matanya yang mulai membasahi wajah.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as end of day
Read
+Library
Di Penghujung Waktu

Di Penghujung Waktu

Melenyapkan dan mengakhiri semua masalah ini. Semua masalah yang ada. Masalah yang telah membuatnya rumit. - - - Dengan kehendak Allah, malam sudah berganti menjadi pagi. Mentari pagi mulai menyinari semua isi alam dunia. Kehidupan mulai kembali berjalan seperti hari-hari biasanya, atau pun memiliki perbedaan dan kejutan pastinya. ... Keluarga abi Karim sedang melaksanakan rutinitas pagi, sarapan bersama dengan keheningan seperti biasanya.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as end of day
Read
+Library
The endlessly

The endlessly

Melihat itu tangan Kenzo terasa gatal ingin mencubit bibir Mirai yang bergerak-gerak mengejeknya. "Aku akan segera kembali." Kenzo mengambil ponsel Mirai dan memasukan nomor telepon miliknya. " Saat kau memerlukan sesuatu cukup hubungi aku." Kemudian dia mengembalikan ponsel nya. Kenzo mengusap pucuk kepala Mirai sebelum meninggalkannya untuk mengantar bibi Pan . . . . . Sementara itu di perusahaan Scarlate Bizz, Alex sibuk melakukan percakapan dengan ho-seok melalui panggilan telphone.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as end of day
Read
+Library
Dia

Dia

Entah memang mungkin ini hari sial atau apa, dari tadi Lea menunggu namun tidak ada satupun taksi yang lewat mau berhenti ketika dia melambaikan tangan. Layanan online? Jangan di tanya. Andai saja bisa, Lea pasti sekarang sudah berada di dalam kendaraan yang dia pesan. Sekali lagi, ini memang mungkin hari sialnya. Kuota intetnetnya dari jam dua belas tadi sudah habis dan belum sempat Lea membeli pulsa untuk isi ulang. Tiba-tiba ada seorang pengendara motor yang berhenti di depan ruko samping Lea berdiri. Lamat-lamat Lea perhatikan saat pengendara itu membuka helm.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as end of day
Read
+Library
Thirty Days

Thirty Days

Nohan melenyapkan mereka tanpa harus menunggu sampai tiga puluh hari. Bersambung. *** Akhirnya satu chapter lagi cerita ini akan tamat, makasih banyak yang udah baca ceritaku. Makasih juga udah ngevote, seneng banget rasanya. Allhamdulillah aku bisa menyelesaikan cerita ini tanpa hambatan apapun, semoga bisa selesai dengan sempurna Aamiin.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as end of day
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

"Ya udah deh, aku pamit ya, aku harus balik kantor sekarang, jam istirahat udah abis, senang ketemu kalian." "Main aja kesini kalau kamu ada waktu,Ti. Tapi hari jumat kita tutup." Ucap Erlangga. "Inshaallah kapan-kapan aku main sama temen-temen, Assalamualaikum." "Waalaikumsalam." Sahut Erlangga.
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 405 Times as end of day
Read
+Library
Another day

Another day

Alea menerima uluran tangan Gevan. Seperti yang terjadi kemarin, Gevan langsung pergi tanpa bereaksi apapun terhadap Alea. **** Keesokan harinya lagi, saat Alea sedang mengambil makan siang, dia hendak terjatuh karna seseorang yang berlari di area kantin. Lalu dengan tanggap Gevan menahan Alea yang hampir terjatuh itu. "Makasih kak," ujar Alea.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as end of day
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Aku tak memiliki keberanian untuk mengucapkannya. “Harusnya kamu lebih sabar, Ra. Sedikit lagi. Sedikit lagi saja, aku akan melamar kamu.” Aku membuang napas. Meletakkan piring makanku ke kursi. Rasanya makanan yang tadinya enak mendadak hambar. “Kita enggak mungkin sama-sama, Day. Kita terlalu jauh.”
108.5K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as end of day
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status