Pulang Kampung Bawa Sultan
“Di sana taman bawah lautnya sangat indah, Bu. Bapak ibu bisa menyelam, snorkeling, banyak biota laut yang mungkin tidak ada di tempat lain. Airnya pun jernih. Bapak Ibu bisa menyewa bungalo.”
Alina melirik padaku dan mengangkat alis. Belum lama ini kami habis dari Bali. Tapi aku tidak begitu menikmati karena trauma laut. Namun, sepertinya asyik kalau aku menyelam. Sudah selayaknya aku berdamai dengan laut. Toh, laut pun sudah mengembalikan Aisha.
“Boleh, Pak,” kataku sambil menggaruk pelipis.
Sopir ini pun langsung mengantarkan kami ke pantai Iboih.
Hot Chapters