Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Tiara. Nanta pun tak berkata lagi. Percuma menyadarkan seseorang yang sedang kasmaran. Dia berdiri memandang mentari yang sebentar lagi akan benar benar meninggalkan hari. 'Senja memang indah, seindah orang yang menyukainya' batin Nanta. Saat matahari benar-benar telah tenggelam, Nanta dan Tiara pulang. Sepanjang perjalanan mereka tak saling bicara, hanya bunyi langkah kaki yang menemani.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as krik krik senja
Read
+Library
Cinta Seroja

Cinta Seroja

"Ampu ... n! segitunya." "Akang mau apa? jam segini sudah ke sini," tanya Eza heran. "Emang jam berapa Neng?" balik nanya "Sembilan," jawab Eza, sambil melanjutkan siram menyiramnya. "Oh ... ya gak apa jam sembilan mah." Dirwan berjongkok dekat bunga mawar yang sudah mekar dan ada kumbang sedang mengincar madunya. "Kenapa jongkok di situ? nanti ke siram nih," tambah heran.
9.73.8K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as krik krik senja
Read
+Library
Kemilau Senja

Kemilau Senja

Duh, ketahuan deh kalau aku memang habis nangis. "Nggak papa kok Nis, aku baik-baik saja di sini. suaraku agak serak mungkin karena kecapekan aja," ujarku dengan ragu karena Annisa pasti sudah mulai curiga. "Jangan bohongin aku, Din. Aku tau kamu, kalau kamu lagi nangis pasti kayak gini deh, suara kamu serak," kata Annisa yang tidak mempercayai perkataanku.
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 307 Times as krik krik senja
Read
+Library
Cinta Kirana

Cinta Kirana

Kirana menikmati angin sepoy-sepoy dengan kesendirian. Sayup-sayup Kirana mendengar suara seseorang yang sedang bermain gitar sambil bernyanyi. Dan sepertinya Kirana sangat mengenal suara itu. 'Pram?!' Kirana langsung mencari sumber suara itu, dia yakin betul bahwa itu adalah Pram. Dan benar saja, Pram sedang bersandar di bawah pohon sambil bernyanyi dan bermain gitar. Tanpa pikir panjang Kirana langsung menghampirinya.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as krik krik senja
Read
+Library
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

Dalam hatinya berbicara sendiri, kenapa malah mikirin Dika, harusnya aku bersyukur karena Tuhan telah membuka fikiranku bahwa Dika tidak pantas untukku, aku terlalu bodoh sudah percaya kebaikannya yang ternyata palsu, benar kata Bang Adrian aku tidak boleh bersedih apalagi sampai menangisi laki - laki seperti Dika. Malam semakin larut, hanya suara binatang malam yang meramaikan suasana di keheningan, saat ini waktu baru menunjukan pukul sembilan, setelah sejenak rehat dan mandi, Sari sendirian di teras belakang rumahnya, duduk di depan kolam ikan ditemani secangkir teh hangat dan cemilan kesukaannya, jemari indahnya sibuk memainkan game di handphonenya, sedang asiknya, tiba - tiba handphonen
4.2K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as krik krik senja
Read
+Library
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

Suara decitan dari roda-roda yang bergesek dengan lantai, ada juga suara para perawat yang mulai meramak di lorong, membuat Senja, dan Ririn terbangun dari tidurnya. "Sudah pagi," seru Senja sendiri. Tidur larut malam, membuat pagi terasa datang sangat terburu. "Bu, Senja sedang ingin makan nasi uduk. Bisa belikan? Sekalian ibu cari untuk sarapan ibu," ucap Senja pada Ririn yang masih mengumpulkan nyawanya.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as krik krik senja
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Di sisi kiri dan kanan juga tersusun rapi spiker besar bertumpuk tumpuk. Riuh dari suara penonton kini menjadi hening, ketika lagu dari Film di hidupkan. Mang Kadir membawa mereka duduk di kursi paling belakang dengan 3 gelas minuman yang telah di pesan, berada di tangan mereka masing masing. Lagu trailer Film ini membuat Lisa dan Lawen saling pandang, karena lirikya menyebut istana Saranjana.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as krik krik senja
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Wajah pria itu tampak makin lesu dan putus asa. Tiba-tiba pintu ruang rawat didorong terbuka dengan kasar, Chika dan Bu Reni menerobos masuk dengan penuh amarah. "Dasar anak jalang, beraninya kamu bicara sembarangan di internet! Aku pukuli kamu sampai mati! Harusnya dulu aku nggak usah lahirin anak pembawa sial kayak kamu." Bu Reni mengangkat tangannya hendak menamparku.
12.6K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as krik krik senja
Read
+Library
CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

"Senja, harus kelihatan baik-baik aja di depan Langit. Senja, nggak mau Langit sedih karena mendengar perjodohan ini." Sepasang baju dan celana yang berwarna cokelat susu, Senja pilih untuk dikenakannya sore hari ini. Tidak lupa, ia pun mengoles sedikit wajahnya dengan bedak dan lipstik, supaya matanya yang bengkak dan bibirnya yang pucat tidak terlihat. "Senja." Tuk! Tuk! Assalamualaikum. "Pasti itu, Langit."
105.3K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as krik krik senja
Read
+Library
My Handsome Partner

My Handsome Partner

kata Senja "Bukankah itu nyata? Aku bahkan punya tongkat Pelia, panah lengkap dengan busur indahnya dan ini apa lagi?" tanya Senja Senja membolak balik benda yang sesekali bercahaya itu. Benda seukuran telur ayam dengan bentuk yang lebih pipih. Ia memiliki warna zamrud dan satu warna ruby. Senja menggosokkan benda itu diatas celananya seolah membersihkan. Tiba-tiba benda itu mengeluarkan sesuatu seperti sayap di kanan kirinya. Benda itu mengambang di hadapan Senja, cahayanya meredup.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as krik krik senja
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status