Kutukan Liontin
Delico menelan ludah, sebuah pertanyaan tanpa suara menggantung di benaknya.
Sena sendiri tak acuh pada tatapan itu. Ia hanya menempelkan keningnya ke kaca jendela, membiarkan pemandangan Jakarta yang sibuk melintas begitu saja di luar, tanpa benar-benar melihatnya. Keheningan yang berat menyelimuti kabin, hanya suara mesin yang terdengar samar, sampai akhirnya Cristiano memecahnya.
"Jadi, namamu Sena Izumi, umur sebelas tahun," ujar Cristiano, suaranya datar namun penuh otoritas.
Hot Chapters