Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Di tangannya, dia memegang sebilah seruling bambu sederhana. Saat musik dimulai, Lichun meniup serulingnya. Melodi yang keluar bukan lagu pujian untuk kekaisaran, melainkan seuntai nada yang teramat sunyi, sedih, dan penuh kerinduan akan rumah. Itu adalah adaptasi dari lagu pengantar tidur yang dulu dinyanyikan ibunya sebelum tragedi berdarah itu terjadi. Alunan seruling itu bergema di paviliun, begitu menyayat hati hingga membuat beberapa kasim menundukkan kepala, teringat pada keluarga mereka yang jauh.
346 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as lirik kidung
Read
+Library
Misteri Cinta di Lokasi KKN

Misteri Cinta di Lokasi KKN

Bila larut tiba wajahmu terbayang Kerinduan ini semakin dalam🎵 🎶Gemuruh ombak di Pantai Kuta Sejuk lembut angin di bukit Kintamani Gadis-gadis kecil menjajakan cincin Tak mampu mengusir kau yang manis🎵 🎶Bila saja kau ada di sampingku Sama-sama arungi danau biru Bila malam mata enggan terpejam Berbincang tentang bulan merah🎵 Du du du du du du Ho ho ho oh.....
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as lirik kidung
Read
+Library
LANGIT (Passionate Hurt #2)

LANGIT (Passionate Hurt #2)

Langit Dulu kau berlutut dikakiku, untuk mengharap cintaku hingga terbuka pintu hatiku tuk menerima cintamu tapi setelah aku jatuh cinta padamu engkau begitu mudah melupakan diriku Surga yang engkau janjikan neraka yang kau berikan manis yang aku harapkan pahit yang aku rasakan "Asikkk ... Geboyyyy ...!" Lagu sialan! Pasti Stephen yang memutar lagu dangdut.
9.96.2K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as lirik kidung
Read
+Library
Elegi

Elegi

kau ialah Dewa yang dipuja semesta Kau bagaikan samudra tak berbatas, jadi biar aku menjadi tetes embun di samudramu Meski kau tiada mengingat segalaku, biar aku menjadi satu bagian yang ada dalam dirimu Aksa kian mengeratkan pelukan pada tubuh kurus Rosemary, begitu ia mendengar kidung pilu dalam kepalanya sendiri. Aksa lebih dari sekedar tahu bahwa kidung itu mungkin pernah ada di suatu masa, di kehidupannya yang lain, sebab ia pun telah hapal mati, bahwa yang menyuarakan kidung itu adalah Binar.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as lirik kidung
Read
+Library
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

Tanpa basa - basi Mama Ayu langsung menanyakan asal kalung yang dipakai oleh Kenzo. "Ka-kalung?" Kenzo terkejut saat Mama Ayu bertanya tentang kalungnya. "Iya, kalung yang kamu pakai, bidakah kamu memberitahuku siapa yang memberikanmu kalung itu?" Mama Ayu masih mendesak dengan pertanyaan yang sama pada Kenzo. 'Tante ... Seandainya aku memberitahukan padamu bahwa aku adalah Kenzo-mu yang dulu kamu sayangi apakah kamu percaya padaku?' batin Kenzo.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as lirik kidung
Read
+Library
Dendam Permaisuri yang Terbuang

Dendam Permaisuri yang Terbuang

Suara lantunan kidung kembali terdengar seiring musik gamelan berbunyi semakin nyaring. Sanadyan planjeng satebeh mungkin, (Meski berlari sejauh mungkin) mboten bakal manggihaken margi wangsul. (Tidak akan menemukan jalan pulang) Kula sampun nangsuli kalih tali pati. (Aku sudah mengikat dengan tali kematian) Manuto Nduk, Cah Ayu. (Menurutlah Nduk, Cah Ayu) Ampun ngelawan, awakmu saget pejah tanpa raos sakit.
1025.0K viewsCompletedAdded to Library 600 Times as lirik kidung
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

"Ana kidung rumeksa ing wengi. Teguh hayu luputa ing Lara. Luputa bilahi kabeh. Jim setan datan purun. Paneluhan tan ana wani. Miwah panggawe ala Gunaning wong luput Geni atemahan tirta Maling adoh tan ana ngarah ing mami. Guna duduk pan sirna." Entah mengapa hati Mayang menjadi tenang setelah mendengar kidung macapat Dandanggula ini. Di masa lalu, ayahnya kerap menyanyikan kidung ini saat dirinya akan tidur. Mendengarnya kembali membuat Mayang seakan-akan kembali ke masa lalu. Masa-masa tiada keruwetan sebagai orang dewasa. Mayang memejamkan mata, sementara Bu Zainab terus melantunkan kidung dengan merdu.
1031.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as lirik kidung
Read
+Library
Reihan: Enkripsi Perasaan

Reihan: Enkripsi Perasaan

“Ég er móðir... ei dauð... ei horfin... Ég bíð... í hverri órólegri draum Barn mitt... kom heim...“ (Terjemahan) “Hmmm,Sunyi tanah luka, berdebu darah Angin perang membawa namamu, wahai jiwa yang patah Tanganku menggapai, langit memerah Tapi kalian lenyap di kabut sejarah... Di mana anak-anakku, dari rahimku terlahir? Beribu tahun kutunggu, dalam tidur yang getir Suamiku tertelan waktu, tak pernah kembali Tapi aku masih di sini... mencarimu dalam nyanyi... Kubangun altar dari tulang dan air mata Kupanggil rohmu lewat nyala seribu lilin gila Setiap malam, kuhamparkan nama di batu
779 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as lirik kidung
Read
+Library
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Kidung itu seperti mengingatkan Rumana yang serakah karena berfikir akan menghidupkan kedua anaknya yang telah tiada, dengan membawa kedua sukma anaknya yang telah meninggal ke alam manusia. "Siapa yang melantunkan ayat suci Al-Quran dan kidung ini," gumam Rumana, akhirnya dia memijakkan kakinya di tanah basah berbatu. Dengan Rayhan di gendongan dan Rihanna serta Rianti di samping kanan kiri nya. "Ibu, kenapa berhenti di sini?" Rihanna bertanya. "Apa kalian dengar suara itu?" "Suara apa? Kami hanya mendengar lolongan anjing dan burung hantu, Bu."
2.4K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as lirik kidung
Read
+Library
Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Lantas mulai melantunkan sepenggal bait kidung asmarandana itu "Kidung tresnaning kapti, Tahan tumaneming kasrakat, Dewi Parwati Ingkang endah pasuryanipun, Ananitis ananing kene, Ing Gusti Ratu Dewi Rukmini." Begitu indah lantunan irama yang dikidungkan Prabu Arya Pamenang. Dia melantunkannya dengan sangat pelan. Bertempo panjang pendek, dan selalu berujung nada panjang di tiap akhir baris. Menyentuh welas ati yang terdalam dari setiap hati yang mendengarnya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as lirik kidung
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status