Istri Pengganti Sang Miliarder
Suamiku dan Bang Azka mendekat sambil membawa hasil tangkapan mereka, beberapa ikan yang langsung mereka serahkan untuk dipanggang.
"Aduh, aroma makanannya enak banget, jadi laper nih," goda suamiku sambil melirikku dan Vanessa.
Vanessa memasang ekspresi pura-pura ketus. "Bagussss, focus aja julidin kita, sampai nggak focus mincing. Ini dari tadi cuma dapet satu ikan, mending mah tadi beli di pasar.”
“Tiga, Nes, masa yang dua nggak diitung sih,” protes Arlan tak terima.