Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Tanpa menunggu jawaban dariku, dia melangkah keluar kafe meninggalkan kopinya yang masih tersisa setengah cangkir. Aku menghela napas panjang sembari menyandarkan punggungku. Aku tidak menyangka akan bertemu dengan laki-laki menyebalkan seperti dia dan berharap aku tidak bertemu lagi dengannya. Sikapnya begitu arogan dan menyebalkan. Hanya parasnya saja yang tampan namun tidak dengan sikapnya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Tunangan Direbut Paksa, Diincar Pria Buruk Rupa

Tunangan Direbut Paksa, Diincar Pria Buruk Rupa

tanya Lutfan. “Hah?” Alula malah bengong. “Di sebelah sini ada kafe. Mau ngopi?” ulang Lutfan. “Ah, nggak usah, Pak. Saya nggak terbiasa ngopi.” ... dan tidak punya uang. Kalimat ini hanya dilanjutkan Alula dalam hati. Terbiasa minum teh gelas jumbo yang dijual di pinggir jalan, rasanya takut mendengar nama kafe. Di sana apa-apa harganya mahal.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 399 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Menjadi Istri Keponakan sang Mantan

Menjadi Istri Keponakan sang Mantan

Pagi ini, aroma teh melati menguar dari dapur. Sophia menuangkan air panas ke dalam cangkir porselen dengan hati-hati, memastikan suhu dan takarannya pas. Ia tak pernah menambahkan gula dalam teh William. Bukan karena lelaki itu tidak menyukainya, tetapi karena kebiasaan yang sudah tertanam bertahun-tahun—William selalu menikmati tehnya pahit, hanya dengan sedikit perasan lemon untuk memberikan rasa segar.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as not my cup of tea
Read
+Library
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) Meletakkan tas di bangku bambu yang sudah usang. Duduk memangku Zizah sembari mengusap rambutnya. Sebenarnya uang yang selama ini aku titipkan sama Mbak Narti di kemanain? Kenapa bisa tidak dibayarkan. Bahkan dia tidak mengaku kalau aku menitipkan uang RT-nan padanya.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Dosen Pembimbing Itu Suamiku!

Dosen Pembimbing Itu Suamiku!

Happy Reading Semuanya! "Saya mau teh hangat bukan kopi! Bukankah saya sudah pernah bilang kalau saya tidak suka kopi?! Produk yang kamu beli bukan kesukaan saya dan kopi buatan kamu tidak seenak kopi buatan Eva. Jangan pernah membuatkan minuman yang tidak saya suka! Saya juga tidak memerintahkan kamu untuk membuat minuman."
1026.9K viewsCompletedAdded to Library 563 Times as not my cup of tea
Show Reviews (5)
Read
+Library
Skyworld 04
Heyy Hooo semuanya!! Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir dan baca cerita aku. Saat ini aku juga masih belajar dan akan terus belajar, saran dan kritik kalian selalu aku baca buat jadi pembelajaran aku. (⁠✷⁠‿⁠✷⁠) Nantikan dan baca karya aku yang lain ya... Luv Sky ...️ ...️(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)⁠...
rhialaisouw72
suka jalan ceritanya bagus. hanya saja sedikit masukan utk penulis,mohon bahasa kata perkatanya lebih diperjelas lagi menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. karena ada beberapa bahasa yg sepertinya tidak nyambung dan tidak dipahami. terimakasih
Read All Reviews
Satu Wanita Satu Skill

Satu Wanita Satu Skill

Tapi pikiranku jauh lebih sibuk dari itu. Rita datang membawa dua cangkir teh. > "Aku suka teh, bukan kopi. Tapi katanya teh itu bisa bikin orang lebih tenang." > "Saya cocok. Kayaknya saya lagi butuh tenang." Dia tertawa kecil, lalu duduk di seberangku. Untuk sesaat, tidak ada suara selain denting sendok kecil di pinggir gelas. > "Kamu tahu, Raksa... aku itu sebenarnya nggak gampang nerima orang ke rumah."
101.1K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Castle

Castle

Aku tersenyum malu. Williams menghela napasnya. "Katakan saja apa yang ingin kau katakan. Kau tampak sangat terbebani oleh kami." Dia tersenyum. "Rupanya kau sadar, jika aku tidak suka acara meminum teh, apalagi bersama para gaadis. Terasa sangat membosankan." Aku tertawa. "Sudah aku duga. Kau memang seperti itu saat berada di Burchard."
104.1K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as not my cup of tea
Read
+Library
May I Go ? (Indonesia)

May I Go ? (Indonesia)

Pemikiranku membuatku tersenyum sendiri. Ahh... mengingatnya saja bisa membuatku tersenyum. Lamunanku buyar saat pramusaji menyajikan pesananku. Hmm.. aku tak sabar menyantap hidangan dihadapanku. Selama aku mengunyah makanan aku merasakan cita rasanya dan mulai mengoceh sendiri di pikiranku, spaghetti carbonara adalah salah satu makanan yang sering aku pesan di cafe ini, aku menyukai saus cream yang membuat cita rasa pasta bertambah dagingnya juga gurih dan sangat mudah untuk digigit. Makananku habis, dan aku baru sadar satu hal, tiga tahun lalu aku tidak pernah sekalipun menyukai minuman sejenih teh, karena menurutku rasanya membosankan. Tapi tiga tahun belakangan ini aku sepertinya tanpa
103.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Menikahi Kakakku yang Koma

Menikahi Kakakku yang Koma

Aku menyalakan teko air panas. Tanganku bergerak otomatis—menuang teh ke cangkir, memperhatikan uap tipis yang naik perlahan. Aromanya hangat, menenangkan, tapi pikiranku terus kembali pada satu nama yang tak ingin kusebut terlalu lama. Tama. Aku membawa cangkir itu ke meja makan kecil. Di sana sudah terbuka beberapa buku dan kertas.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Istri Kontrak CEO yang Menyembunyikan Anak Kandungnya

Istri Kontrak CEO yang Menyembunyikan Anak Kandungnya

Aku berusaha terlihat wajar, meski setiap gerakanku terasa diperhatikan. “Kamu tidak minum kopi?” tanyanya tiba-tiba. Aku berhenti mengangkat cangkir tehku. “Tidak terlalu suka.” Ia menatap cangkirku. “Kenapa?” “Lambungku tidak cocok,” jawabku singkat. Ia mengangguk pelan, tapi ekspresinya berubah, sedikit lebih waspada. “Kebanyakan orang seusiamu bergantung pada kopi.”
916 viewsCompletedAdded to Library 35 Times as not my cup of tea
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status