Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Istri Keponakan sang Mantan

Menjadi Istri Keponakan sang Mantan

Pagi ini, aroma teh melati menguar dari dapur. Sophia menuangkan air panas ke dalam cangkir porselen dengan hati-hati, memastikan suhu dan takarannya pas. Ia tak pernah menambahkan gula dalam teh William. Bukan karena lelaki itu tidak menyukainya, tetapi karena kebiasaan yang sudah tertanam bertahun-tahun—William selalu menikmati tehnya pahit, hanya dengan sedikit perasan lemon untuk memberikan rasa segar.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as not my cup of tea
Read
+Library
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) Meletakkan tas di bangku bambu yang sudah usang. Duduk memangku Zizah sembari mengusap rambutnya. Sebenarnya uang yang selama ini aku titipkan sama Mbak Narti di kemanain? Kenapa bisa tidak dibayarkan. Bahkan dia tidak mengaku kalau aku menitipkan uang RT-nan padanya.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Try Not To Love

Try Not To Love

Semoga saja gadis itu tidak lupa. "Bawa, bentar" Alea melepas tas ranselnya kemudian menyodorkan botol minum ke arahnya. "Ih, kan uda aku bawain milk tea beb. Kenapa malah milih dari gadis norak itu" Davichi tidak menggubris ucapan wanita ular itu. Siapa juga yang minta dibawakan minum olehnya. Bukannya positif thinking, tapi bisa saja kan Angela mencampurkan sesuatu di dalamnya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Dosen Pembimbing Itu Suamiku!

Dosen Pembimbing Itu Suamiku!

Happy Reading Semuanya! "Saya mau teh hangat bukan kopi! Bukankah saya sudah pernah bilang kalau saya tidak suka kopi?! Produk yang kamu beli bukan kesukaan saya dan kopi buatan kamu tidak seenak kopi buatan Eva. Jangan pernah membuatkan minuman yang tidak saya suka! Saya juga tidak memerintahkan kamu untuk membuat minuman."
1026.5K viewsCompletedAdded to Library 557 Times as not my cup of tea
Show Reviews (5)
Read
+Library
Skyworld 04
Heyy Hooo semuanya!! Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir dan baca cerita aku. Saat ini aku juga masih belajar dan akan terus belajar, saran dan kritik kalian selalu aku baca buat jadi pembelajaran aku. (⁠✷⁠‿⁠✷⁠) Nantikan dan baca karya aku yang lain ya... Luv Sky ...️ ...️(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)⁠...
rhialaisouw72
suka jalan ceritanya bagus. hanya saja sedikit masukan utk penulis,mohon bahasa kata perkatanya lebih diperjelas lagi menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. karena ada beberapa bahasa yg sepertinya tidak nyambung dan tidak dipahami. terimakasih
Read All Reviews
Kesendirian

Kesendirian

“Hmm..Apa bedanya pak? Bukannya saya tadi nanya tentang hal yang sama, ya?” “Ya, nak. Maklum saya juga suka aneh.” “Hahah..Pak sepertinya kurang ngopi, ya? Ngopi dulu, pak.Biar fokus lagi." “Ahh, nak bisa aja.Ngopi bareng, yuk!" “Saya tidak suka ngopi, pak.Lebih suka minum teh.” “Ya, sudah. Saya boleh bertanya, nak?" “Tanya apa, pak?”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Satu Wanita Satu Skill

Satu Wanita Satu Skill

Tapi pikiranku jauh lebih sibuk dari itu. Rita datang membawa dua cangkir teh. > "Aku suka teh, bukan kopi. Tapi katanya teh itu bisa bikin orang lebih tenang." > "Saya cocok. Kayaknya saya lagi butuh tenang." Dia tertawa kecil, lalu duduk di seberangku. Untuk sesaat, tidak ada suara selain denting sendok kecil di pinggir gelas. > "Kamu tahu, Raksa... aku itu sebenarnya nggak gampang nerima orang ke rumah."
10939 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Menikahi Kakakku yang Koma

Menikahi Kakakku yang Koma

Aku menyalakan teko air panas. Tanganku bergerak otomatis—menuang teh ke cangkir, memperhatikan uap tipis yang naik perlahan. Aromanya hangat, menenangkan, tapi pikiranku terus kembali pada satu nama yang tak ingin kusebut terlalu lama. Tama. Aku membawa cangkir itu ke meja makan kecil. Di sana sudah terbuka beberapa buku dan kertas.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Istri Kontrak CEO yang Menyembunyikan Anak Kandungnya

Istri Kontrak CEO yang Menyembunyikan Anak Kandungnya

Aku berusaha terlihat wajar, meski setiap gerakanku terasa diperhatikan. “Kamu tidak minum kopi?” tanyanya tiba-tiba. Aku berhenti mengangkat cangkir tehku. “Tidak terlalu suka.” Ia menatap cangkirku. “Kenapa?” “Lambungku tidak cocok,” jawabku singkat. Ia mengangguk pelan, tapi ekspresinya berubah, sedikit lebih waspada. “Kebanyakan orang seusiamu bergantung pada kopi.”
716 viewsCompletedAdded to Library 27 Times as not my cup of tea
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Namun, aku duduk. “Anggap saja ini pengecualian. Apa itu menjadi masalah untukmu?” “Tidak juga, sih.” Tampaknya sifat Bibi yang pembangkang tidak pergi. Bibi menawarkan satu cangkir tertutup. Hangat. Aku punya firasat ini kopi, tetapi aku ingat Bibi tidak suka kopi. Mustahil Bibi memberikan kopi—tidak, bukan itu masalahnya. “Minuman ini boleh kuminum?” tanyaku.
1018.8K viewsOngoingAdded to Library 527 Times as not my cup of tea
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status