Tumbal Purnama
Dimas tampak mengenakan mantel hitam panjang yang sudah lusuh, namun sorot matanya tajam dan penuh dengan pengalaman.
"Siapa kau, dan apa maksudmu dengan 'kalian butuh aku'?" tanya Arga dengan nada tegas, menahan pintu setengah terbuka.
Dimas melangkah maju tanpa diundang, membuat Arga terpaksa mundur untuk memberi ruang. "Namaku Dimas," ucapnya sambil melirik ke arah Anandia yang tampak terkejut di sofa. "Aku pemburu paranormal. Sudah lama aku mengamati kutukan ini, dan aku tahu apa yang sedang kalian hadapi."
ตอนยอดนิยม