Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Casing kosong tak berguna. "Vane! Liat... Menara Pusat... roboh semua!" Haneul menjerit parau dengan suara peluit rusaknya yang makin kempis-kempis. Bummmm! Gemuruh suara dentangan beton raksasa dari arah kejauhan terdengar memecah keheningan malam luar kota. Rata sama tanah. Seluruh pondasi Menara Pusat di belakang kami akhirnya ambruk total, memuntahkan ombak abu semen kelabu tebal yang membubung tinggi ke langit malam. Angin kencang bertiup membawa jelaga hitam bercampur aroma amis darah lama ke arah kubangan lumpur tempat kami tiarap. Batuk pun aku sudah tidak sanggup karena tenggorokan rasanya seperti disumbat segenggam gombal kain lap kotor penuh minyak mesin busuk.
900 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Pos ronda yang terbuat dari atap seng dan kayu jati yang saat ini tampak miring itu masih dipakai tempat bermain oleh para generasi cucu dari para penghuni rumah di blok mereka. Namun lama baru ia menyadari jika pos ronda itu menghadap langsung ke arah rumah Fayla yang juga tidak kalah sibuk. Bumbu dan alat masak datang dari rumah itu menuju rumah keluarga Girish. Bahkan dari kejauhan seperti ini Bahram mampu mengenali Fayla tengah didorong masuk dengan paksa. Sudah jelas tidak diperbolehkan untuk membantu untuk acaranya sendiri.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Memeriksa lantai dan dinding sel yang penuh goresan. Matanya memicing menatap gambar kecil, yang mirip denah lokasi berupa dua garis bergelombang dan sebuah segitiga. Di sebelah segitiga, ada bulatan hitam yang ditutup dengan tanda silang. Tang Rui menelisik gambar. Berusaha menghubungkannya dengan tempat apapun di negeri Jin. Tiba-tiba dia ingat sesuatu. Gunung hantu dilalui sungai. Tak jauh dari sana ada tambang garam yang sudah lama ditutup dengan alasan tidak jelas.
1026.7K viewsCompletedAdded to Library 854 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Jerat Rahasia Kapten Ragnar

Jerat Rahasia Kapten Ragnar

GRAVITASI MAUT DAN RUANG SEMPIT Suara dentuman pertama terdengar seperti raungan monster dari dasar bumi, DHUARRR!, getaran hebat merambat melalui pondasi baja Menara Adhitama saat protokol 'Sangkakala' diaktifkan. Lantai 50 mulai runtuh di belakang mereka, menciptakan gelombang debu beton dan api yang mengejar langkah kaki Ragnar yang masih tertatih akibat luka getaran di bahunya. Valencia tidak lagi merintih lemah; ia mencengkeram lengan Ragnar dengan kekuatan yang lahir dari kepanikan murni, menyeret suaminya menuju satu-satunya jalan keluar yang tersisa: lift ekspres kargo di ujung koridor.
772 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Tapi tak seorang pun mempertanyakan metafora itu. Pagi datang seperti racun yang merayap diam-diam. Mo Geng membawa mereka menuju lembah bagian timur, di mana reruntuhan kuno berdiri seperti gigi naga yang menghitam. Di tengah reruntuhan itu terdapat cermin raksasa, tertancap di tanah, membelah sinar langit menjadi dua warna: merah dan biru.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Subuh datang perlahan di Bandung. Kabut masih menutup langit, tetapi warna jingga lembayung mulai muncul di balik gedung-gedung tua. Arjuna masih berdiri di depan Jam Rasa, sebuah jam batu raksasa yang kini berdenyut lembut di tengah halaman Balai Kota. Cahaya biru kehijauan yang semalam membungkusnya telah meredup, tapi aura hangatnya masih terasa di udara.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Happy Reading Langit Jakarta malam itu terasa berat. Angin panas menyelinap lewat jendela tinggi apartemen Remaine di kawasan pusat kota, membawa aroma hujan yang belum jatuh juga. Di dalam, lampu-lampu kuning redup menciptakan bayangan yang panjang di dinding. Dan di tengah ruang tamu yang berantakan oleh botol anggur kosong dan kertas kerja, duduklah Rehan — diam, dengan rahang mengeras dan mata menatap kosong ke arah balkon.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Mertuaku Racun Rumah Tanggaku

Mertuaku Racun Rumah Tanggaku

gumam Arumi, dia meraba jantungnya yang masih berdebar-debar. Arumi terus berjalan, dan menahan diri untuk tidak menoleh ke belakang. Dia yakin Andrean sudah masuk ke dalam mobil dan bersiap untuk meninggalkan tempat itu. Dia juga mulai fokus pada jalanan trotoar yang ditapakinya, karena ada lubang di beberapa tempat, dan tidak terkena sinar lampu. Sehingga Arumi harus menyalakan ponsel untuk meneranginya. "Ini memalukan nggak, sih? Jalan rusak di sebelah rumah mewah, orang-orang yang lewat pasti protes!" gumannya berbicara sendiri.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Rantai-rantai dermaga berderit pelan digoyang ombak, sementara lampu jalan yang jarang membuat bayangan-bayangan panjang di trotoar yang retak. Peter berhenti di depan sebuah bangunan tua bernama Gedung Suryakanta. Fasad batu yang sudah menghitam karena usia membuat bangunan itu tampak seperti monument kematian yang berdiri megah di tengah kegelapan. Jendela-jendelanya gelap gulita, tidak ada tanda kehidupan dari dalam.
1046.9K viewsCompletedAdded to Library 984 Times as gedung rumentang siang
Read
+Library
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Dia memiliki rencana tersendiri pada hari ini, dalam rangka mewujudkan impiannya. +++ Berjalan di jalanan sepi di Kota Tangye, Rong Guo tahu-tahu sudah berdiri di depan Gedung Aula Koi Keberuntungan Cabang Tangye. Kota itu masih terlelap, hanya ada beberapa orang yang lewat. Saat ia menapak kaki di anak tangga, dua penjaga yang mengenakan seragam Aula, dengan otot yang menonjol dan memegang golok berkilauan, langsung membuat tanda silang dan menghadang jalan Rong Guo masuk. Tatapan mereka dingin menatap Rong Guo yang berpenampilan imam miskin, hanya denganlirikan mata saja.
9.8227.9K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as gedung rumentang siang
Show Reviews (66)
Read
+Library
LINDA GUNAWAN
awalnya keren. warna silatnya kental. di kisaran 75-80% alurnya malah bukan cerita silat, sepertinya sdh kehabisan cerita, malah cerita ala pokemon/pokemon go/cerita ala games muncul. please deh...mending gak usah maksain konflik sikat menjadi konflik games.
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status