Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Garis Keturunan yang Tercemar

Garis Keturunan yang Tercemar

Epilog Sudut Pandang Darren: Peluru itu menembus dadaku. Darah mengucur deras dari luka itu, mewarnai lantai dengan warna merah. Aku terhempas ke beton dingin, kesadaranku perlahan memudar. Namun anehnya, di saat itu, pikiranku justru terasa sangat jernih. Kabut yang selama ini menyelimuti segalanya lenyap.
12.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Setelah berdiskusi panjang dengan Kak Jovanka, aku akhirnya meneruskan kisah kedua pemeran utamaku, memperpanjang kisah mereka hingga ke masa modern. Novel keduaku bercerita tentang perjalanan waktu, jadi awalnya aku hanya berfokus pada kisah di masa lalu, dan menamatkan cerita saat tokoh yang tersesat ke masa lalu bisa kembali ke masa modern. Namun, Kak Jovanka punya sudut pandang lain, menurutnya ceritaku masih setengah-setengah. Jadilah aku kembali memutar otak, mencari alur tambahan untuk cerita dua tokoh utama dari masa lalu yang harus aku singgungkan dengan dunia tokoh yang datang dari masa depan. Hingga jadilah sekarang novel keduaku itu masih berlanjut di Lifenovel.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Rahasia Masa Lalu

Rahasia Masa Lalu

“Baru sesaat yang lalu, akhirnya aku bisa membuat Reva memanggil namaku.” Aris mengamati gerak-gerak Azka yang mengambil gelas minuman. Berbagai pertanyaan memenuhi isi kepalanya. “Tidakkah kamu merasa aneh, Kak?” Aris melempar tatapan penuh arti kepada Azka. “Kita sudah saling mengenal sejak kecil, lalu terpisah selama 10 tahun. Mana mungkin dia tidak mengingat namamu, Kak?”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Inheritance

Inheritance

Kata-kata kuno keluar dari mulutnya sampai kata akhir dari halaman itu. Selang beberapa detik, ruangan yang gelap berubah menjadi terang bersinar, namun kosong. Hanya dalam beberapa kedipan mata, Jani tiba-tiba berada di tengah hutan. Buku itu membawa Jani dalam dimensi waktu masa lalu.
9.924.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Bayang-bayang nyalanya menari-nari di dinding kain, seperti siluet para penari dari masa lampau. Raka belum tidur. Ia duduk bersila di dekat api, menyelimuti tubuhnya dengan mantel wol, dan di pangkuannya tergeletak sebuah kitab tua. Kitab itu ia temukan tak sengaja saat para pengawal sedang membangun tenda—terselip di balik peti kayu bekas milik rombongan dari utara yang konon pernah terjebak badai bertahun lalu dan tak pernah kembali.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Sang Gadis Desa

Perjalanan Waktu Sang Gadis Desa

Reihan yang sempat melihat foto Anna terpampang di feed i*******m merasa gadis itu sedang berada dalam bahaya. Aneh, memang aneh. Ketiga pria yang sedang berlari memiliki motivasi dan tujuan yang sama. Mereka sama-sama ingin menjelajah waktu. Mereka ingin menaklukan dunia dengan menjadi peneliti pertama yang mengungkap lorong waktu. Itulah sebabnya, benda-benda kuno yang menjadi incaran mereka. Entah ini takdir atau hanya kebetulan belaka. Pertemuan Reihan dengan Anna, menjadi titik terang tentang apa yang mereka cari selama ini.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

“Ah ini, novel daring kesukaanku sudah mengunggah bab terbarunya! Novel ini sedang viral loh! Masa kamu nggak tahu?” “Novel apa?” tanyaku sambil mencondongkan pandangan ke layar. “Bara Arkais?” timpalku memastikan. Ia mengangguk lalu menyerahkan ponselnya padaku supaya aku bisa membacanya. Beberapa baris kalimat menjulur ke bawah dan membentuk sebuah prolog. Tulisan tebal yang menunjukkan timeline akhirnya terbaca olehku. 《 BARA ARKAIS: PROLOG
9.75.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Itu karena semua waktu sebenarnya tidak terpisah. Mereka hidup di dalam rasa yang sama. Cahaya di ujung lorong pun tampak mulai berubah. Kini warnanya seperti api lembut, bukan panas, tapi hidup. Di tengah cahaya itu, tampak gerbang raksasa dari energi murni, penuh dengan ukiran aksara Sunda kuno yang berputar pelan. Larisa menatapnya dengan napas tercekat. “Ini… Gerbang Waktu Rasa?” Arjuna mengangguk pelan. “Ya. Inilah tempat di mana semua masa bertemu. Di balik gerbang ini, tidak ada batas antara dulu, kini, dan nanti.” Raksa menatap gerbang itu dengan alis berkerut. “Dan apa yang akan kita temui di sana?”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Tampaknya, kekuatan semesta sedang mendengarkan sumpah setianya sebelum raganya mati; dia tidak dikirim ke alam baka, melainkan dilempar ke jalur temporal yang lain. Jia Li bisa merasakan bagaimana garis waktu di sekitarnya melengkung, patah, dan terdistorsi secara ekstrem. Angka-angka tahun, peradaban modern, teknologi, gedung-gedung pencakar langit yang megah, serta gemerlap lampu kota yang diingatnya perlahan-lahan ditarik mundur dengan kecepatan cahaya, menjauh darinya sejauh jutaan tahun ke belakang. Silsilah hidupnya sebagai Jia Li seolah sedang dihapus dan ditulis ulang oleh sang waktu yang agung.
10659 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Satu tahun berlalu, dan waktu perlahan-lahan melakukan tugasnya, bukan menghapus luka, tapi menumpuknya dengan rutinitas hingga terasa lebih ringan dipikul. Buku itu akhirnya terbit. Sebuah novel berjudul Gone yang ditulis dengan nama anonim, meledak di pasaran. Orang-orang mengagumi betapa emosionalnya setiap baris kalimat di dalamnya, tanpa tahu bahwa setiap kata adalah air mata yang membeku.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai novel garis waktu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status