Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Dengan langkah sedikit tahu Zaki memasuki cafe, suasana sudah begitu sepi, hanya ada satu meja yang diisi oleh dua pelanggan yang tengah berbincang-bincang serius. "Selamat datang, apa ada yang bisa kami bantu, Pak?" Seorang pelayan pria datang menghampiri. "Jam berapa cafe ini tutup?" "Jam sebelas sepuluh, Pak." "Saya ke mari mau jemput istri saya Nadin. Katanya dia pulang jam sembilan?" "Oh iya, kalau Mbak Nadin pulangnya memang jam sembilan, karena biasanya menu masakannya jam segitu sudah habis, Pak. Tunggu saja, sebentar lagi dia turun."
9.8146.5K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as cafe coffee time
Read
+Library
Mercy on me [INDONESIA]

Mercy on me [INDONESIA]

Tak lama, ojek online pesanannya pun sampai dan dengan segera mereka pergi ke Cafe yang dituju. Bau harum roti dan kopi menyeruak begitu Sarah membuka pintu cafe. Sarah merasakan perasaan tenang begitu masuk ke dalam, ia pun berjalan ke counter dan memesan satu croissant coklat dan hot coffee latte untuk nya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as cafe coffee time
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Sebuah kafe kecil di sudut jalan yang sering ia lewati. Di depan kaca kafe terpajang tulisan “Christmas Special” dengan hiasan daun pinus dan lampu kecil yang berkelap-kelip. Aroma kopi dan susu hangat langsung menyambut begitu ia membuka pintu. Di dalam, suasana masih cukup sepi, anya suara mesin espresso dan denting sendok di cangkir. Naomi berdiri di depan kasir. Naomi sebenarnya hanya ingin membeli matcha dan latte untuk Rahaal. Dia harus membalas untuk cheese cake kemarin.
916 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as cafe coffee time
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Kopi Titik Koma, pukul 19.30 WIB. Hujan deras mengguyur kaca jendela kafe, menciptakan pola air yang terus berubah di permukaan kaca. Suasana kafe yang biasanya nyaman dengan aroma kopi robusta dan jazz lembut, hari ini terasa pengap bagi Alma. Jari-jarinya yang ramping mengetuk-ngetuk meja kayu solid dengan ritme tidak sabar, sementara di layar MacBook-nya terbuka presentasi klien yang deadline-nya tinggal 48 jam lagi.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as cafe coffee time
Read
+Library
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Dia pun bergegas menuju ke sebuah kafe yang berada di seberang stasiun. Sama seperti stasiun, kafe yang menjajakan berbagai jenis kopi dan cemilan itu juga buka 24 jam. Itu bukan kedai kopi besar, hanya sebuah kedai minimalis yang setiap pengunjung diharuskan melayani dirinya sendiri. Dan Feng Siyu sangat menyukai tempat ini, karena dia tidak harus atau perlu bersinggungan dengan orang lain.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as cafe coffee time
Show Reviews (17)
Read
+Library
Oei Monica
Halo guys! Mau kasih pengumuman, mgkn ada yg bingung lihat judul bab dobel. Ada yg pakai angka dan tidak. Sbnarnya aku sedang revisi bbrapa bab. Untuk bab yang ada nomornya, itu sudah lolos revisi ya... sedangkan bab tanpa nomor, sudah aku revisi... tapi blom lolos. Mungkin besok senin atau selasa..
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Read All Reviews
Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Cocoa Cafe, Korean Food. 11.30 AM Melissa mendorong kursi roda milik Erlangga memasuki kafe. Melissa mengamati seluruh interior kafe dengan wajah berdecak kagum. Erlangga mendongakkan kepalanya sedikit menatap Melissa, dia tersenyum mengejek melihat decak kagum di wajah gadis itu. “Aku tidak tahu di Seoul ada tempat seperti ini,” ucap Melissa.
917.8K viewsOn holdAdded to Library 569 Times as cafe coffee time
Read
+Library
Wanita Bercadar Itu, Istriku

Wanita Bercadar Itu, Istriku

Bisnisku yang berada di Tokyo tetap berjalan dan tanggung jawab di sana aku limpahkan kepada temanku untuk mengelolanya. Tepat jam satu siang, aku dan Hesti tiba di sebuah cafe yang memang tempatnya bisa dibilang cukup nyaman. Menurut keterangan dari sekretarisku tersebut, cafe ini dibuka dari tiga bulan yang lalu. Pemiliknya Kakak beradik yang usianya masih terbilang muda. Hesti bercerita ia dan teman-temannya sering mengunjungi cafe ini bukan untuk sekedar menikmati menu yang tersedia. Akan tetapi, tujuan yang sebenarnya adalah ingin melihat si pemilik cafe yang katanya sangat tampan.
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 742 Times as cafe coffee time
Read
+Library
Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Callista memberikan senyum misterius dan bila sudah begitu, mereka yakin Caffe yang Callista pilih pasti akan sebaik Caffe sebelumnya di London. Sambil menunggu malam tiba, Callista membawa ketiga temannya untuk menikmati cheese cake dan kopi di De Koffieschenkerij—sebuah Caffe bergaya vintage di tepi kanal ini sangat nyaman untuk melepas lelah sembari menikmati pemandangan indah di sekitarnya. Keempat remaja itu menciptakan hening yang lama karena sibuk mengedit foto lalu mempostingnya ke I*******m.
1089.0K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as cafe coffee time
Read
+Library
Dendam Istri Presdir Yang Diperlakukan Seperti Pembantu

Dendam Istri Presdir Yang Diperlakukan Seperti Pembantu

Radit melihat penampilannya di depan cermin, sudah sempurna, lalu dia tersenyum. "Kafe biasanya?" gumam Radit. "Oh kafe de Lunna, kafe bulan, dulu kita sering ke sana karna namanya mirip dengan nama Luna," ucap Radit, lalu dia bergegas menuju ke kafe itu. Butuh waktu sekitar tiga puluh menit untuk sampai di kafe itu. Radit sudah sampai lebih dulu, dia melihat ke arah jamnya, jam menunjukkan pukul sembilan empat puluh lima.
1037.7K viewsCompletedAdded to Library 828 Times as cafe coffee time
Read
+Library
Mau Menggoda Suamiku? Hadapi Dulu Aku!

Mau Menggoda Suamiku? Hadapi Dulu Aku!

Dia pasti tidak keberatan kuajak ke kafe. “Yaudah, Di kafe Cendana jam lima, ya, Bu.” “Oke, deh.” “Oiya, Bu. Gimana kalau ngajak suami sekalian? Nanti biar jadi double date gitu.” Tak lupa kuimbuhkan emotikon tawa di pesan itu. “Eh, beneran nggak papa? Emang para suami nggak terganggu bahas kaya gitu?”
2.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as cafe coffee time
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status