Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

--- # Kesunyian yang Menyakitkan Adrian kembali ke apartemennya dengan perasaan hancur. Ia mematikan semua lampu, membiarkan dirinya ditelan kegelapan total. Ia tidak lagi melihat layar monitornya. Ia hanya duduk di lantai, bersandar pada dinding, mendengarkan detak jam yang terasa seperti bom waktu yang terus menghitung mundur.
10694 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

Ia mulai memahami cara kerja dunia ini bagaimana perjanjian dibuat, bagaimana ancaman disampaikan dengan tenang, dan bagaimana kekuatan menentukan segalanya. * GANGGUAN TAK TERDUGA Saat pertemuan hampir selesai, tiba-tiba terdengar suara ribut dari luar ruangan. BRAK! Pintu terbuka, seorang pria dengan wajah panik masuk sambil terengah-engah. "Bos! Ada orang bersenjata masuk ke bar ini!" Alex langsung berdiri. "Siapa mereka?" "Kami belum tahu, tapi mereka mencari seseorang!"
888 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Sensasi ini lebih tajam dan lebih pekat daripada sekadar penurunan suhu udara ekstrem—ini adalah Killing Intent atau niat membunuh murni yang telah terkompresi dan tersembunyi selama berabad-abad di dalam kegelapan abadi. "Siapa yang berani mengusik ketenangan abadi para Dewa yang telah jatuh ke dalam kehampaan ini?" suara serak itu kembali bergema, frekuensinya kini begitu dekat hingga membuat debu di lantai kuil bergetar hebat.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Adrian duduk di kursi, memandang jendela. Malam itu sunyi, tapi bukan lagi sunyi yang menakutkan. Ini adalah sunyi yang membawa damai. “Hari ini, kita menutup satu bab panjang. Roh yang tersiksa akhirnya tenang. Kebenaran yang tersembunyi akhirnya terungkap. cermicitq kini aman, bukan karena hilang atau hancur, tapi karena kita belajar untuk menghormati kekuatan yang tidak bisa dimainkan manusia.”
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kesunyian
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Ia tak lagi tahu apakah waktu berjalan cepat atau lambat, karena semuanya terasa melayang di antara kesunyian malam itu. Saat segalanya mulai reda, Ratri hanya terdiam. Ia bisa mendengar napas Galuh di dekatnya, tenang, teratur, seperti seseorang yang telah menemukan kendali atas segala hal. Ratri menatap langit-langit, mencari arti di balik semua ini, tapi hanya ada keheningan yang menjawab.
623 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Identitas yang Tersembunyi

Identitas yang Tersembunyi

gumam Kenzo. Ruangan itu diisi oleh keheningan selama beberapa saat. Dalam kematian pura-puranya, Luiza kembali mengira bahwa Kenzo sudah pasrah. Namun sekali lagi, dia salah. "Dan kau memanfaatkan ketakutan itu. Bangun, apa yang kau inginkan?"
45.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Dirty Office

Dirty Office

Aruna kembali bersandar, mencoba memejamkan mata saat rasa kantuk akibat obat mulai bereaksi. ​Baru sepuluh menit berlalu, Aruna merasa suasana apartemen itu terasa sangat sunyi, hanya terdengar suara samar Keenan yang sedang berbicara dalam bahasa Inggris dengan nada tegas dari ruang kerjanya karena pintunya tidak ditutup rapat.
1034.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 782 kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: DIMENSI BAYANGAN – “RUANG TULIS” STATUS WAKTU: NON-LINEAR – FRAGMENTED REALITY Kesunyian bukan lagi sekadar ketiadaan suara. Ia menjadi zat yang memenuhi ruangan, menekan dada Adrian saat matanya membuka di tempat yang tidak seharusnya ada: sebuah ruang putih tanpa batas, di mana pena dan huruf-huruf melayang seperti serpihan logika yang pecah.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ruang Tanpa Pena > “Ia tidak menulis, tidak bicara, tidak hadir. Tapi ia tahu segalanya. Dan kadang, tahu adalah bentuk kontrol yang paling sunyi.” Catatan Tertinggal di Perpustakaan Tertutup, ditulis dengan air mata. --- Bagian 1: Keheningan yang Menekan Setelah konfrontasi di bawah langit koyak itu, Lena dan Kai dibawa kembali ke ruang kosong sebuah tempat yang tidak memiliki batas, warna, atau suara. Ruang itu dinamai oleh Penulis Tanpa Tinta sebagai:
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Tok Tok Tok Sazlina baru menyimpan mukena dan sajadah selepas isya saat pintu kamarnya diketuk. Menjelang pukul tujuh malam tetapi hawa begitu beku. Niat untuk menyelip diri di ranjang dengan berselimut tebal pun urung. Buru-buru disambarnya kerudung instan dan dipakai sambil jalan. Cek lek
10437.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai kesunyian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status