Pembalasan Sang Dokter Jenius
“Maka, kita akan melawannya dengan tipu daya.”
Mbah Karyo menerima cermin itu dengan bingung. Benda itu terasa dingin di tangannya.
“Itu adalah Cermin Panji Ireng,” jelas sang Maha Guru. “Benda itu tidak bisa menyerang, tapi bisa memantulkan. Pantulkan kekuatan bocah itu kembali ke dirinya sendiri. Cari kelemahannya, bukan kekuatannya. Cari orang-orang terdekatnya, gunakan mereka. Buat ia ragu pada kekuatannya sendiri. Buat ia percaya bahwa cahaya yang ia miliki justru membawa petaka bagi orang-orang yang ia lindungi.”