Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Heran sekali, kenapa kebanyakan laki-laki suka minum kopi tanpa gula sih? “Pantesan hidup kamu gitu-gitu aja. Selera ngopinya jadul banget,” cibir Kalla. “Heh, apa ada yang salah dari kopi hitam? Asal kamu tau ya, ini tuh tahta tertinggi pecinta kopi .” Wima tak terima, dan melirik kopi yang Kalla pesan. “Kalau yang kamu minum itu, bukan kopi namanya. Tapi cairan susu dan gula.”
1087.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai secangkir kopi hitam
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Baca Semua Ulasan
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

Tempat motor kesayangannya dan secangkir kopi berada. Vero menandaskan lebih dulu kopi kecil dan lugunya. Kopi hitam pahit. Tanpa gula, benar-benar tanpa gula. Hanya kopi dan air panas. Paduan sempurna. Melompat kecil, menaiki motornya. Masalah gelas kopi yang hanya menyisakan ampas? Ia biasa mengurusnya sepulang kerja. Atau kalau memang angin malam merayunya untuk langsung tidur, ia akan bangun lebih pagi kemudian mencucinya.
9.9108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

Lalu, mulai menjerang air panas. Alfian telah menyelesaikan makannya ketika air dalam ketel mendidih. Airin mengangkat gagang ketel dan menuangkan isinya ke dalam cangkir yang serta merta melarutkan bubuk hitam dengan aroma kopi arabika yang khas. Alfian berdiri tepat di sisi Airin, mencuci piring bekas makannya. Airin tersenyum melihat perilaku sepupunya itu. “Apa ada yang lucu?” goda Alfian.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Kopi Panas Untuk Si Jalang

Kopi Panas Untuk Si Jalang

Rasa Lelah seketika sirna karena candaan dingin dari Vinsmoke, Latisya pergi untuk mengecek wajahnya ke cermin, memastikan bahwa lingkaran hitamnya tidak membuatnya seperti badut kecil. Malam itu terasa sangat panjang, ketika kedai kecil di pinggir Kota Paris tertutup. Setelah kedai kecilnya itu rapi mereka pergi ke lantai atas, menikmati rutinitas yang selalu dilakukan. Latisya dan Vinsmoke mengakhiri rasa letihnya dengan meminum segelas cokelat panas, “Ah! Memang rasa cokelat buatanmu ini memudarkan segala rasa penat dalam diriku.” kata Latisya seraya menyesap segelas cokelat hangat. Vinsmoke memandanginya begitu hangat, mereka berdua menikmati malam ringan di atas balkon dengan di kelilin
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Saingan Setengah kertas

Saingan Setengah kertas

kata Kinan menyemangati sambil mendorong cangkir tersebut lebih dekat ke arah Rian. Mau tidak mau, dengan perasaan pasrah dan sedikit rasa ngeri, Rian mulai meneguk kopi hitam tersebut gelas demi gelas. Rasa pahit yang pekat langsung membakar lidahnya, meninggalkan sensasi panas yang menjalar dari tenggorokan hingga ke lambung.
273 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sahabat Suami

Terjerat Cinta Sahabat Suami

Begitu pikir Kirana. Kirana yang sudah terbiasa dengan minuman coklat panas menemani harinya, beberapa hari ini minuman kesukaan Kirana seolah tergeser akan menu lain. Entah sejak kapan, tetapi kopi hitam sedikit pahit menjadi kesukaannya akhir-akhir ini. Kirana menatap pada pintu kaca yang ada di kafe di mana saat ini ia berada. Sepasang matanya menangkap pria yang sedang berjalan ke arahnya.
750 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Pesona Paman Seno

Pesona Paman Seno

Kemudian menuangkan setengah cairan hitam itu ke dalamnya. Seno memang memiliki kebiasaan meminum kopi menggunakan alas cangkirnya. Katanya menunggu kopinya sedikit hangat baru bisa dia nikmati. Dan racikan kopi hitam kesukaannya adalah dengan takaran 3 sendok makan bubuk kopi dicampur dengan satu sendok teh gula pasir. "Anggap saja sebagai bentuk terimakasih Rindu karena sudah Paman pijat tadi." jawab Rindu santai tanpa menyadari efek dari ucapannya yang membuat Seno tersedak.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Pies of Love

Pies of Love

“Satu kopi long black dobel buat Kak Henry!” Erin sempat bergidik saat mendengar nama pembeli yang Alya sebut ketika ia mengambil gelas dengan label menu itu. Kopi long black? Bagi Erin, itu adalah minuman yang paling membosankan di daftar menu kedai kopi. Alya memasukkan minuman itu di daftar menu karena ia ingin mempertahankan inklusivitas di kedai untuk semua jenis penggemar kopi. Meski begitu, minuman itu adalah salah satu yang paling mudah dan cepat untuk dibuat. Erin menaruh kopinya di konter penerima minuman. “Kopi long black buat Kak Henry!”
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Mr. Aldirge Replacement Bride

Mr. Aldirge Replacement Bride

“Rasa pahitnya akan berkurang kalau kamu meminumnya perlahan.” Alena meletakkan cangkir di atas meja. Tidak mau tertipu lagi dengan ucapan dan ekspresi serius Geovano. “Aku tidak menyukai minuman pahit.” Geovano mengedikkan bahu dan meminum perlahan kopinya. “Aku selalu minum kopi hitam saat tidak bisa tidur.” “Justru kopi hitam akan mmebuatmu terjaga sepanjang malam.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Tapi kayaknya sekarang tempat ini bakal punya makna baru.” Rio menyodorkan secangkir kopi pada Bumi. “Kopi hitam. Gak pake gula. Masih sesuai selera?” “Pas sekali,” jawab Bumi sambil menerima cangkir dan menghirup aromanya. “Pahitnya pas. Bikin segar kepala.”
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai secangkir kopi hitam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status