Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mas Ganteng

Mas Ganteng

“Jadi … uang lagi sekarang? Saya rasa 2 miliar dollar waktu sangat kecil sekali buat Anda.” Soebahir tertawa. “Tentu saja itu sangat kecil untuk saya, Bung.” Rumi mengangguk-angguk. “Memang sangat kecil untuk orang sekelas Anda. Tapi … saya rasa itu bukan uang dari hasil kerih payah Anda sendiri, melainkan hasil dari mempermainkan uang rakyat.” Soebahir menatap tajam dan mengeraskan rahang.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

“Hentikan. Atau kami bongkar donatur kalian.” Dewi tersenyum tipis. “Silakan. Kami tidak punya.” Ia mematikan sambungan. Menatap timnya. “Ini bukan tentang menang hari ini. Ini tentang memindahkan arah marah.” Di layar, pertanyaan demi pertanyaan muncul, menyalip tagar. Milik siapa tambang itu? Siapa yang kaya? Siapa yang menanggung banjir? Dewi merapatkan jaket. “Kalau mereka ingin perang narasi,” katanya, “biarkan rakyat membawa cermin.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
RAHIM PELUNAS HUTANG

RAHIM PELUNAS HUTANG

Justin seketika tersenyum ringan setelah mendengar pernyataan Violet sebelumnya, wanita tersebut hanya mementingkan uang dan untuk ke depannya akan terus demikian. Tidak ingin berdebat lagi karena Justin sudah mendapatkan tujuannya, pria tersebut segera mengambil sebuah cek yang ada di meja kerjanya. "Kau butuh uang berapa malam ini?" Tanya Justin menatap Violet. Sadar akan tangannya yang masih melingkar di lengan Justin, Violet segera menarik tangannya begitu saja dengan cepat. "150 miliar, aku membutuhkan 150 miliar." Jawab Violet tanpa ragu.
10946 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

“Se-seratus empat puluh tiga miliar?!” Yaho hampir berteriak. “Kepalamu kenapa?! Gila! Judi puluhan juta yen itu satu hal, tapi ratusan miliar rupiah?!” Wajahnya langsung pucat. Ini sudah bukan level main-main. “Tenang. Aku nggak gila,” jawab Dimas santai. “Aku cuma kebanyakan uang. Jadi, bisa atau nggak?”
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar

Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar

"Aku akan membawa uangnya malam ini. Sampai sepeser terakhir." Bumi berbalik, meninggalkan lorong rumah sakit yang beraroma antiseptik, menuju satu-satunya tempat di mana nyawa bisa ditukar dengan kepingan rupiah: The Pit, arena tinju bawah tanah yang gelap dan bau keringat. Ia bertarung seperti kesetanan malam itu. Tiga lawan bertubuh raksasa ia tumbangkan dalam satu ronde masing-masing. Darah menghias wajahnya, namun otaknya hanya menghitung rupiah demi rupiah yang akan ia dapat.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Pejuang Api

Kebangkitan Pejuang Api

Perbincangan santai terjalin diantara kami sembari keluar menuju keramaian. Aku termasuk orang yang mengagumi pria ini juga, dulunya aku bermimpi untuk menjadi tentara sama sepertinya, tapi itu hanya menjadi mimpiku untuk selamanya. Diriku yang sekarang harus bisa bertahan dengan menjadi penyemir sepatu, seperti yang seharusnya kulakukan saat membantu ayah. ***
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
Bercerailah, Nyonya! Tuan Sudah Menunggu

Bercerailah, Nyonya! Tuan Sudah Menunggu

Semua orang di meja itu menoleh menatap Naura, termasuk Zafir, membuat Evelyn semakin merasa tidak senang. Nuara tersenyum formal, lalu meletakkan gelas wine yang sempat ia pegang. "Sesuai yang dikatakan tuan Renjana, masalah ini memiliki masa yang tidak pasti. Tetapi ada satu hal yang pasti, yaitu usaha pemerintah untuk mempertahankan rupiah. Seperti memperhatikan jumlah uang yang beredar dan lebih ketat pada pajak," jawab Naura tenang, dia sangat tertarik dengan pembicaraan ini.
10138.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai story pejuang rupiah
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Ceritanya oke thor! Izin promosi novel berjudul "PENDEKAR KAISAR RASKAR" dan "DERITA WAJAH JELEK". Keduanya sudah lebih daripada 50 bab (Updatenya lumayan cepat). Genrenya campuran dengan Romansa, Action, Fantasi Timur, Drama, dan Komedi. Dijamin pasti suka :)
nanadvelyns
Halo, teman-teman semuaa♡. Nanad sudah publish buku baru, loh>.<. Judulnya 'Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!'. Buruan kepoin akun GoodNovel Nanad sekarang!◝(⑅•ᴗ•⑅)◜..°♡ Instagram: @nadhirazahrak Facebook: @Nadhira Zahra Khairunisa (Nanad Velyns) Tiktok: @nanad.velyns
Baca Semua Ulasan
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Kukuh bangkit berdiri, merapikan sedikit kerah jaketnya yang sempat terkoyak di bagian punggung akibat serangan tadi, lalu melangkah tenang menuruni undakan. Sepanjang langkahnya menuju mimbar, semua keluarga peserta lelang di sana berbisik-bisik, membicarakan kelakuan Kukuh yang mereka anggap membuang uang 50 miliar hanya untuk mengoleksi "barang rongsokan" dari lelang malam ini. Tatapan meremehkan dan kasihan dilemparkan kepadanya.
1016.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
Dari Pecundang Jadi Pahlawan

Dari Pecundang Jadi Pahlawan

Tangannya diangkat, memberi isyarat agar semua pejabat negara di ruangan itu, duduk. Sidang dimulai. Satu per satu pejabat memberikan laporan. Terdengar debat, kecaman hingga argument di antara mereka, sampai Raja membuat keputusan atas masalah yang sedang dibahas. Kini giliran Harvey, ia berdiri tegak, bersuara jelas, dan memulai laporannya tentang pembangunan garnisun timur. Proyek besar system pertahanan negara di perbatasan timur, yang diawasi langsung olehnya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)

BAWA ANAK LELAKIMU PULANG, BU! (DI ANTARA DUA PILIHAN)

kelakarnya sembari tergelak. "Asiap, kamu juga lancar kerjanya biar bisa nalangin aku!" balasku, lalu kami tertawa bersama setelah Ira mengacungkan dua jempolnya. Beginilah kami, tim pemburu rupiah. Apapun kami kerjakan asalkan itu halal, karena kami sadar kami bukan anak sultan. Kami hanya rakyat jelata yang harus kerja keras demi bisa makan.
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 994 kali sebagai story pejuang rupiah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status