Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Abizar melirik sekilas ke arah meja Kayla yang penuh kopi, dimsum mentai, takoyaki, serta berbagai jajanan lain yang tadi dibeli Jingga untuk sahabatnya dan para karyawan florist.
“Pola makannya dibenerin dulu,” jelas Abizar. “Kurangi kopi, makanan instan, sama jajan sembarangan. Soalnya nanti tubuh juga harus siap buat program hamil.”
Kayla langsung meringis. “Waduh, agak berat ya.”
“Awalnya memang susah,” lanjut Abizar. “Tapi kalau tubuh sehat, peluang hamil juga lebih besar. Dan nanti pas hamil badan nggak gampang drop.”