Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Tidak ada kata-kata di antara mereka, hanya keheningan yang sarat makna. Galuh menunduk, mendekat. Ratri memejamkan mata, menahan perasaan yang bercampur antara takut dan pasrah. Malam itu berjalan begitu pelan, diisi oleh desau napas, bisikan samar, dan getar yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Napas Ratri terengah-engah. “Mas…” suaranya keluar begitu lirih, hampir seperti desahan yang bergetar di antara udara malam.
756 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as silent japan
Read
+Library
Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Dua Kakak Tiriku Yang Posesif

Kedap suara mobil ini bekerja sempurna, semua teriakan, semua tekanan, semua suara mereka… Lenyap. Hanya tersisa hening. Sunyi yang berat… tapi menenangkan. Aku menghembuskan napas panjang. Untuk pertama kalinya sejak pagi… Aku bisa bernapas. Di luar sana, melalui kaca film gelap, dunia terlihat seperti film tanpa suara. Gerakan mereka masih terlihat. Emosi mereka masih jelas. Tapi tidak lagi menyentuhku.
1019.5K viewsOngoingAdded to Library 467 Times as silent japan
Read
+Library
PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI

PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI

Langit Sonora yang biasanya penuh dengan harmoni kristal kini tampak seperti pemandangan di dalam mimpi buruk. Jaring-jaring hitam raksasa, The Silence Web, membentang dari cakrawala ke cakrawala, menembus atmosfer dan mengisap semua warna dari planet tersebut. Di bawah jaring itu, penduduk Sonora tidak lagi bisa mendengar satu sama lain; setiap suara yang mereka keluarkan langsung terserap oleh untaian bayangan tersebut.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as silent japan
Read
+Library
ZIANNE ( BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN )

ZIANNE ( BUKAN PERNIKAHAN IMPIAN )

Tak ada sahutan berarti, meski itu sekadar bunyi halus helaan napas milik Sarien. Menyaksikannya, Zianne sontak hanya diam. Dia termenung seraya menilik intens wajah Sarien yang sepucat tepung. Entah, berapa lama dia bertahan melakukan hal itu—terbisu dalam duduknya yang nyaris rubuh. Yang jelas, telinganya samar-samar dapat kembali terangsang peka kala suara-suara percakapan juga seruan keras ini mulai lamat-lamat singgah—membelah hening yang menyiksa.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as silent japan
Read
+Library
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

Baru kusadari dia ikut tertidur di sampingku. “Apa Paman tidak bisa berkendara dengan tenang?” gumamnya. Mata yang belum sepenuhnya terbuka itu mendapatiku. “Ah, kau rindu Ratu? Wajahmu pucat sekali. Omong-omong musiknya terlalu nyaring untuk ngobrol.” Jadi, Tokio Eki Furuzawa mematikan stereo yang ternyata membuat segala hal jadi lebih sunyi. “Oke,” kata Helva. “Aku usul kecilkan suaranya.”
108.0K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as silent japan
Read
+Library
Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

Di belakangku hening selama beberapa saat, lalu suara Kinan terdengar dan terus memakiku. Sayangnya, semua itu tidak ada gunanya. Bakti duduk diam di pojok dan tidak mengucapkan sepatah kata pun. Dia sepertinya tidak tahu bahwa dia telah dipecat, masih menatapku dengan tatapan merendahkan. "Lucia, jangan berpikir kamu bisa membodohi semua orang dengan berpura-pura lemah untuk mendapatkan simpati. Kalaupun untuk saat ini kamu bisa membodohi polisi, kamu nggak akan bisa membodohi mereka seumur hidup."
11.5K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as silent japan
Read
+Library
Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Dan dalam satu momen itu— semua terasa sederhana. Tidak ada kegelapan. Tidak ada ancaman. Hanya mereka. Dan pilihan yang mereka buat bersama. Bianca tersenyum. Tipis. Namun tulus. “Maaf…” Ia berbisik. Lalu— ia menutup celah itu. Segalanya berhenti. Tidak ada ledakan. Tidak ada kehancuran. Hanya… sunyi. Sunyi yang perlahan menghapus semua yang ada.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as silent japan
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Bisikan yang Menembus Sunyi Dalam keheningan itu, suara lembut muncul dari dalam kesadaran He Sura. Bukan suara manusia—melainkan resonansi dari Heavanly Dao miliknya sendiri. “Ayahhanda He Sura…” suara itu lembut, nyaris seperti nyanyian, “Ayah tahu ia tak pantas menanggung kebenaran. Tapi sampai kapan kau akan memendam luka itu sendirian?”
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as silent japan
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Hari keempat puluh enam adalah tentang menerima jeda. Bagi Anya, keheningan hari ini bukan kosong—melainkan penuh. Ia menemukan bahwa di balik suara batin yang berisik, ada ruang sunyi yang selalu menenangkannya. Dan ia tahu, Rio—dalam wujud kenangan—juga hadir di sana, dalam diam yang hangat. *** Hari Keempat Puluh Tujuh: Mengolah Luka.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as silent japan
Read
+Library
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Melipat kain dengan gerakan rapi, nyaris tanpa suara. Tidak ada yang memanggil. Tidak ada yang bertanya. Tidak ada yang berebut perhatian. Ketika semuanya selesai, Aluna duduk di sofa. Sendiri. Ia memeluk bantal, menekannya ke dada. Rumah itu bersih. Terlalu rapi. Terlalu tenang. Sunyi yang datang bukan seperti malam, bukan sunyi yang menenangkan. Ini sunyi yang aneh. Sunyi yang membuatnya sadar akan keberadaannya sendiri.
1032.1K viewsOngoingAdded to Library 931 Times as silent japan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status